Blog EntryTarif Internet TurunApr 27, '08 9:50 AM
for everyone

Tarif Internet Turun, Komponen Pendukung Tidak

[JAKARTA] Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengatakan, kebijakan pemerintah menurunkan tarif internet sebesar 40 persen tidak akan dirasakan pelanggan.

Pasalnya, meski tarif internet turun, tidak demikian dengan komponen pendukungnya. Padahal, komponen inilah yang memberikan kontribusi pada total tarif penggunaan internet.

Komponen pendukung tersebut antara lain, Direct Inward Dialing (DID) yakni, nomor yang disewa penyedia jasa internet (internet service provider/ISP) ke Telkom untuk dial-up, Port Whole Sale (PWS) atau nomor awal yang disewa ISP ke Telkom untuk dial-up ke seluruh kota di Indonesia, dan sewa collocation yakni, sewa di sentral-sentral Telkom untuk dial-up, serta biaya hak penyelenggara jasa telekomunikasi.

Demikian dituturkan Ketua Umum APJII Sylvia W Sumarlin di Jakarta, Kamis (24/4) sore. Dari sekian biaya komponen yang ada, lanjut dia, ada dua komponen yang justru menyumbang beban terbesar yang harus ditanggung ISP, yakni international link (jaringan inter- nasional) dan leased-line (sewa jaringan).

"Meskipun tarif internetnya turun 40 persen, tidak sebesar itu yang sampai ke pelanggan. Hal ini dikarenakan ada banyak komponen pendukung dalam tarif jaringan internet, dan tarif ini tidak turun. Seandainya biaya dua komponen, international link dan leased-line, saja yang turun, penurunan tarif internet baru akan terasa sampai ke pelanggan," tuturnya.

Hal senada diakui Senior Manager Voice & Internet PT Telekomunikasi Indonesia Tbk M Marpaung. Menurut dia, banyaknya biaya komponen yang ditanggung ISP berakibat pada tingginya total tarif internet yang harus dibayar pelanggan. Oleh karena itu, penurunan tarif internet 40 persen tidak akan terasa signifikan pada pelanggan.

"Memang tarif internet turun, tetapi komponen lainnya tidak, dan komponen pendukung ini jumlahnya banyak. Seharusnya, justru komponen-komponen ini yang turun, kalau komponen ini turun, baru pelanggan akan merasakan penurunan total tarif internet," katanya.

Saat ini, sambung dia, komponen biaya sewa international link berkisar US$ 1.800 per Megabyte per second (Mbps). Sementara itu, biaya leased-line ditentukan oleh jarak. Semakin jauh jaraknya, semakin mahal biayanya. Hal tersebut dikarenakan, jarak yang jauh membutuhkan lebih dari satu komponen sentral telepon otomat (STO). [CNV/M-6]


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help