Blog EntryBus Dibom, 25 TewasApr 27, '08 9:39 AM
for everyone

Bus Dibom, 25 Tewas

AFP /str

Sebuah bus meledak akibat bom di Piliyandala, pinggir Kota Kolombo, Sri Lanka, Jumat (25/4). Sekitar 25 orang tewas dan 40 orang terluka akibat peristiwa ini.

[KOLOMBO] Sedikitnya 25 orang tewas dan lebih dari 40 orang menderita luka-luka saat sebuah bom yang diduga diledakkan oleh kelompok separatis Macan Tamil di dalam bus di luar ibukota Sri Lanka, Kolombo, Jumat (25/4).

Bom tersebut diledakkan di tempat permukiman warga di pinggir Kolombo Jumat sore saat jam sibuk. Kejadian ini merupakan peristiwa terbaru yang terjadi saat pemerintah dan Macan Tamil memasuki babak baru kekerasan dalam 25 tahun perang sipil.

"Ini merupakan paket bom sekitar 3 kg yang dilengkapi dengan alat pengatur waktu. Bom tersebut ditempatkan di tengah bus," kata seorang petugas yang menangani bom tersebut namun tak mau disebutkan namanya.

W Gunawardena, dokter di Colombo South Teaching Hospital mengatakan, pada awalnya hanya 12 korban yang masuk ke rumah sakit itu namun belakangan korban-korban lainnya pun terus berdatangan termasuk seorang anak.

"Saya bersama ibu dan saudara saya di sebuah halte bus saat akan kembali ke rumah setelah sekolah," tutur Ishani Perera (14) di rumah sakit saat ia dirawat karena menderita luka di tangannya.

"Tiba-tiba saya mendengar suara ledakan yang keras dan orang-orang di sekitar tiarap. Saya juga tiarap. Saya tak menemukan ibu saya sekarang," tuturnya.

Pengemudi bus, RB Dharmasiry mengatakan, ia melihat tubuh seorang anak yang sudah tak bernyawa lagi saat ia lari menolong korban yang terluka. "Betul-betul mengerikan. Saya melihat banyak orang terbaring di tanah," paparnya.

Militer Sri Lanka menuduh kelompok Pembebasan Macan Tamil Eelam (LTTE) yang berjuang untuk memerdekakan daerah di utara dan timur negeri itu yang melakukan penyerangan tersebut.

"Sudah jelas ini dilakukan oleh LTTE yang mengalami kerugian dan kekalahan di medan perang," kata juru bicara militer Brigjen Udaya Nanayakkara.

Nanayakkara menjelaskan, bom yang meledak di Kota Piliyandala, selatan ibukota Kolombo tersebut, disembunyikan di rak atas dekat bagian depan bus. Penyerangan ini merupakan bom yang terbesar sejak bom bunuh diri yang menewaskan 14 orang termasuk seorang menteri dan mantan atlit Olimpiade saat pembukaan lari maraton Minggu (6/4) lalu.

Lusinan pejuang Macan Tamil dan tentara pemerintah terbunuh pekan ini dalam sebuah pertempuran di semenanjung Jaffna di daerah utara. Sejak tahun 1983, sedikitnya 700 orang telah terbunuh akibat kekerasan yang dilakukan separatis Macan Tamil. [AP/Reuters/N-3]


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help